Perusahaan Asal Singapura Jajaki Investasi di Danau Toba

Toba Samosir – Pesona Danau Toba telah membuat investor Singapura terpikat. Hal itu terlihat ketika perwakilan perusahaan pariwisata papan atas Singapura mengunjungi Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Kamis (6/4) lalu.

Ketiga perusahaan asal Singapura itu adalah KOP Properties, Montingo Resort, dan Butterfly Park Sentosa Resort. Menyambut tamunya tersebut, Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) menjelaskan gambaran besar tentang pengembangan kawasan wisata danau kaldera terbesar di dunia itu.

Kepala BOPDT Ari Prasetyo mengatakan, utusan investor Singapura diajak mengunjungi lahan zona otorita di Sibisa seluas 602 hektare (ha) dan Bandara Sibisa di Ajibata, Tobasa. “Investor melihat lahan otorita dan Bandara Sibisa dapat saling melengkapi,” tutur Ari.

Selain itu, mereka juga mengunjungi potensi lahan pengembangan seluas 7,5 hektare di Silalahi, Kabupaten Dairi. Namun, lahan yang sudah diincar KOP memang masih terkendala tata ruang.

Karenanya, BOPDT mengajak delegasi investor Singapura berdiskusi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dairi, guna mendiskusikan tata ruang. “KOP sangat tertarik dan serius berinvestasi di Danau Toba. Ada dua opsi lahan yang akan mereka proses, dan mereka memiliki cukup kapasitas untuk memilih keduanya,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya terus memantau perkembangan pengembangan Danau Toba. Aplikasi transformer dengan project management system diterapkan untuk melihat persentase pekerjaan yang sudah dikerjakan. Di antaranta pembangunan Taman Bunga dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang sudah melewati tahap penyusunan masterplan itu.

 

/Beritasatu

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *