Berada di Ujung Danau Toba, Inilah Pulau Tolping dan Malae di Dekat Samosir

COMETOLAKETOBA.com – Keindahan Danau Toba di Sumatera Utara yang luar biasa, tentu sudah menjadi tempat wisata yang sering dibicarakan.

Tapi pernahkah traveler mendengar Pulau Tolping dan Pulau Malae yang berada di pinggiran Pulau Samosir?

Pulau tersebut adalah pulau-pulau kecil, namun cukup indah dipandang dari kejauhan saat traveller berada di Desa Silalahi.

Wisatawan dapat melihat lukisan alam yang begitu indah dan natural.

Mulai dari pemandangan Danau Toba, pegunungan dan dataran tinggi, hingga pulau kecil yang tidak berpenghuni.

Disambut masyarakat Desa Silalahi yang pada umumnya bermata pencarian petani, penambak ikan dan penenun ulos, wisatawan akan dijelaskan mengenai apa saja yang menarik di pulau tersebut.

Ahita, penduduk di Desa Silalahi menuturkan Pulau Tolping merupakan ujung dari Danau Toba.

Menurutnya dari sanalah Danau Toba dapat diukur kedalamannya.

“Pulau Tolping memang terlihat kecil. Namun, pulau ini sangat mengagumkan karena dikelilingi bebatuan kecil yang disusun berjajar secara rapi oleh alam. Salah satu musisi batak ternama, Erik Sihotang bahkan pernah syuting video klip di sana,” katanya.

Menurutnya, traveler yang penasaran menikmati keindahan alam yang memukau di Pulau Tolping, juga dapat menyewa kapal atau sampan untuk mengantar dan menunggu di pulau.

“Wisatawan ada juga yang wisata di sana, dengan ditunggui kapal. Di sana, wisatawan merasakan nuansa pulau pribadi dan pemandangan eksotik yang belum terjamah tangan manusia. Ada bebatuan besar, pohon dan tanaman yang tumbuh dengan sendirinya, serta konon ada gua bawah tanah,” jelasnya.

Menurutnya, wisatawan pasangan juga kerap mengunjungi pulau tersebut untuk merayakan hari jadi dengan nuansa di alam yang privat dan romantis.

“Tapi jangan coba-coba berenang di sekitaran pulau, karena belum ada yang bisa mengukurnya secara pasti saking dalamnya. Apalagi kalau masih perenang amatir,” jelasnya.
Wisatawan bisa ke Pulau Tolping dengan bantuan kapal nelayan atau kapal sewaan.

Jika kapal nelayan lebih murah sekitar Rp 30 ribu, sedangkan kapal sewaan bisa mencapai Rp 200 ribu.

Atau menumpang kapal karet anak-anak yang sedang mencari lobster, wisatasan bisa memberikan seikhlasnya, tapi akan sedikit merasakan sensasi goyangan yang kuat jika kapal tidak seimbang.

Sedangkan Pulau Malae, memikili keindahan bak di pantai.

Pulau tersebut ditumbuhi banyak pohon kelapa dan tanaman yang tidak terlalu rimbun.
Pulau Malae terputus-putus, dan tersusun sejajar di tengah Danau Toba.

Dari kejauhan, pulau ini tidak kalah indah, apalagi dilihat saat matahari terbenam.

Menuju ke sana, wisatawan juga dapat menggunakan kapal sewaan dan kapal nelayan.

Arwin Sah, pengunjung, menuturkan, ia sengaja mencari penginapan yang menghadap ke pulau tersebut hingga bisa menikmati keindahan pulai saat matahari terbit dan terbenam.

“Pemandangan Pulau Tolping sangat indah, sayangnya jika ingin ke sana harus menunggu nelayan lewat, karena jika menyewa kapal boat cukup mahal,” katanya.

 

/tribunnews

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *