Gubsu Minta Pemkab Simalungun Kembali Tata Danau Toba

Medan – Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, meminta Pemerintah Kabupaten Simalungun agar menata kembali Danau Toba yang diproyeksikan sebagai Monaco of Asia.

Permintaan ini disampaikan Gubsu saat menanggapi ditemukannya lintah di perairan Danau Toba beberapa hari lalu.

“Saya minta pemerintah setempat terutama Pemkab Simalungun kembali menata Danau Toba. Termasuk pengaturan masyarakat yang berdagang di sana,” kata Erry usai melantik Wakil Walikota Siantar di Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (22/2).

Pihaknya juga meminta agar pemerintah setempat bisa mencontoh penataan wisata di luar negeri yang tertata dengan baik. Sehingga ke depan Danau Toba sebagai objek wisatawan internasional bersih dari pencemaran lingkungan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provsu, Hidayati mengatakan, adanya temuan lintah di perairan Danau Toba menandakan jika kualitas air danau tersebut memang sudah tercemar.

“Lintah memang merupakan indikator pencemaran. Jadi, jika sudah ditemukan lintah, maka kualitas air tersebut sudah tidak baik untuk air baku. Tidak baik untuk dipergunakan untuk mandi maupun untuk diminum,” ujar Hidayati.

Menurutnya dari 96 dusun di sekitaran Danau Toba, hanya 3 dusun yang tidak menggunakan air Danau Toba sebagai air baku. Meskipun di beberapa titik ada yang menilai air Danau Toba belum tercemar, namun hal itu tetap tidak bisa dijadikan indikasi kualitas air tidak tercemar.

“Kalau bisa jangan ada lagi perkataan yang melonggar-longgarkan Danau Toba. Saya katakan ini memang dari sisi lingkungannya,” ujarnya kembali.

/analisadaily

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *