Desain Pengembangan Danau Toba Digarap Konsultan Singapura

Jakarta – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Selasa (31/1) menerima audiensi Executive Principal Aedas, Peter Barrett, terkait rencana pengembangan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata prioritas di Tanah Air. Aedas merupakan konsultan dan perencana arsitektur asal Singapura, yang mengkaji pengembangan lahan zona otoritatif seluas 600 hektare (ha) di Sibisa, Kabupaten Toba Samosir, Sumut.

Dalam pertemuan itu, Barrett menyampaikan perkembangan kajian yang dilakukan Aedas, terkait visi pembangunan Danau Toba. Paparan disampaikan kepada Menpar, yang didampingi antara lain Ketua Tim Pokja 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Hiramsyah, Staf Khusus Menpar Bidang Komunikasi Don Kardono, Deputi Pengembangan Destinasi Dadang Rizki, dan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba Arie Prasetyo.

Terkait desain pengembangan yang digarap Aedas, Menpar Arief Yahya menekankan, pembangunan destinasi pariwisata harus memelihara aspek keberlanjutan, baik alam, budaya dan masyarakat. “Kehadiran pemerintah untuk Danau Toba juga harus tercermin langsung menyentuh masyarakat lokal, dapat mensejahterakan, meminimalisasi kesenjangan, dan menciptakan keadilan ekonomi,” pintanya.

Aedas merupakan salah satu konsultan perencana pengembangan wilayah level internasional, yang telah menangani berbagai urban design, rencana induk, serta landscape projects. Dalam beberapa bulan terakhir, Aedas fokus mendesain visi pengembangan Danau Toba.

/beritasatu

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *