Menikmati Kedamaian Bakara

JAKARTA – Bakara sendiri merupakan nama daerah yang ada di kabupaten Humbang Hasundutan yaitu kecamatan baktiraja, di tempat ini anda bisa berwisata alam dan melihat pemandangan indah danau toba, bagi Anda yang hobby memancing anda bisa Wisata Mancing di sana sambil menikmati pemandangan yang indah, kalau Anda beruntung ikan mujahir dan ikan mas kiloan anda bisa bawa pulang dari tempat ini.

Bakara artinya tempat kediaman yang teduh (damai). Negeri ini diberi nama oleh seorang raja yang bernama Raja Oloan, sebagai pembuka lahan permukiman. Bakara kemudian diberikan sebagai nama anak laki-laki pertamanya (dari istri keduanya Siboru Pasaribu).

Bakara menjadi suatu “marga” yang disandang oleh keturunannya. Marga dalam masyarakat Batak adalah suatu “klan” atau nama keluarga dari satu keturunan leluhur, dan membentuk kelompok masyarakat yang mendiami suatu kampung.

Sebutan “Bakara” berasal dari kata “bangka” dan “ra” dalam Bahasa Batak Toba. Bangka (dengan dialek Batak diucapkan “Bakka”) artinya takikan pada kayu, dan “ra” artinya akan terjadi/mungkin.

Pada masyarakat tradisional untuk dapat memanjat pohon seperti pohon kelapa dengan cara membuat takikan pada batangnya. Dengan adanya takikan ini akan lebih mudah sampai di atas pohon dan tidak tergelincir.

Kata Bakara, dapat juga kemungkinannya berasal dari kata “Bangkar” dan “ra”. Bangkar dalam bahasa Batak Toba artinya kulit pohon enau yang keras pada cabang bawah dan meliliti ijuk.

Di negeri Bakara dahulu (sekarang hanya tinggal sedikit) terdapat banyak pohon enau. Salah satu bagian dari pohon enau, yaitu ijuk digunakan untuk atap rumah. Fungsi atap untuk melindungi bagian dalam rumah dari terpaan cuaca.

Dari kedua asal kata tersebut dapat ditelusuri makna filosofi dari leluhur Batak yang memulai kehidupan di wilayah ini, yaitu harapan bahwa tanah tersebut menjadi tempat memulai permukiman dan berketurunan, serta wilayah perlindungan ideal untuk mencapai tingkat kesejahteraan kehidupan. Oleh karena itu, Bakara adalah “tanah harapan untuk permukiman yang damai, aman dan sejahtera.”

 

/NETRALNEWS

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *