Kunjungan Wisata Menurun, Medan Tak Lagi Menarik Bagi Wisatawan

MEDAN – Pemilik perusahaan travel PT Lovely Holiday, Maruli Damanik menyebutkan, bahwa kunjungan wisatawan ke Medan mengalami penurunan melebihi 20 persen hingga 30 persen saban tahun.

Ia menceritakan pada 2015 PT Lovely Holiday mampu memperoleh permintaan 300 wisatawan per bulan, namun kini hanya sekitar 100 wisatawan per bulan.

“Data Lovely Holiday menyatakan wisatawan ke Medan hanya 100 orang per bulan. Berbanding terbalik sama wisatawan ke Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Lombok, dan Bali. Ke daerah-daerah ini ada peningkatan,” Kata Maruli saat dihubungi Tribun-medan.com, Minggu (22/1/2017).

Turunnya kunjungan wisatawan ke Medan juga diakui Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumut, Kus Endro.

Ia bahkan menyebutkan Medan hanya sekadar lokasi perlintasan dan tempat nongkrong.

“Wisatawan mancanegara sudah enggak mau ke Medan. Tidak ada yang baru. Medan hanya lokasi perlintasan. Mau ke Berastagi dan Danau Toba makan dan minum kopi di Medan. Kalau kedai kopi memang berkembang pesat,” ucapnya.

Minimnya kunjungan wisatawan mancanegara membuat penghasilan pramuwisata menurun hingga 15 persen saban tahun.

Saat ini, ia dan teman pramuwisata lainnya berharap rezeki dari wisatawan domestik.

Para wisatawan domestik biasanya datang ke Medan dikarenakan sedang melakukan kunjungan kerja.

“Berharap wisatawan domestik lah. Seperti baru-baru ini ada kunjungan PT Semen Gersik yang membuat acara fun trip,” jelas Kus Endro mengakhiri.

 

/tribunnews

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *