Dugaan Kasus Korupsi Pesta Danau Toba, Jan Wanner Saragih Ditahan

SIANTAR- Jan Wanner Saragih, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupetan Simalungun ditahan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) sejak Jumat (6/1) lalu. Ia ditahan atas kasus Dugaan Korupsi Acara Pesta Danau Toba (PDT) TA 2012.

“Benar, ditahan di Ditreskrimsus Polda Sumut atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Peta Danau Toba tahun 2012 lalu,” ujar Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, melalui sambungan telepon, Minggu (8/1/2017)

Kombes Rina menjelaskan bahwa kasus tersebut sudah P21 dan segera akan dilimpahkan ke kejaksaan dalam Minggu ini.

“Kasusnya ini sudah P21, kami sudah berkoordinasi dengan JPU (Jaksa Penuntut Umum). Segera kasusnya akan kami limpahkan,” ujarnya.

Dalam kasus ini, menurut Kombes Rina, dana yang diselewengkan oleh berasal dari dana hibah untuk PDT yang bersumber dari P.APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 3 Milliar

“Mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.841.630.000. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) sub Pasal 3 UU No. 31 Thn 1999 tentang Pemberantasan TPK jo. UU No. 20 Thn 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP,” ujarnya.

Dalam PDT Tahun 2012 Jan Wanner menjabat sebagai Ketua Pelaksana. Acara ini dilaksanakan di di Pantai Bebas Girsang Sirpangan Bolon, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Jumat (28/12/2012).

Kasus ini awalnya pernah ditangani oleh Polres Simalungun, namun mandek hampir 1,5 Tahun namun berawal adanya audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Sumut (BPKP) atas dana PDT 2012 pada bulan Mei 2015 ditemukan adanya kerugian negara.

Kejanggalan-kejanggalan dalam kasus ini tampak pada biaya pengeluaran dan biaya mendatangkan artis. Hingga saat ini pihak Pemkab Simalungun belum bersedia dikonfirmasi atas kasus yang membelit pejabat eselon II nya ini.

 

/tribun-medan

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *