Demi Danau Toba, Toba Hospitality Institut Latih SDM Lokal di Australia

SIANTAR – Ditetapkannya Danau Toba sebagai salah satu dari sembilan destinasi wisata nasional membutuhkan banyak hal untuk menopanganya.

Sopo Helios sebagai salah satu lembaga konsultan pendidikan di Pematangsiantar ingin terlibat sebagai salah satu penopang program tersebut.

Keterlibatan Sopo Helios ini menurut pendirinya, Yanes David Sidabutar adalah dengan menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang kompeten di bidang pariwisata melalui pendirian institusi pendidikan vokasional bernama Toba Hospitality Institute.

“Institusi pendidikan vokasi ini dinamai Toba Hospitality Institute. yang bertujuan untuk mendidik dan melatih SDM lokal, untuk siap bekerja di industry hospitality di Sumatera Utara, khususnya di wilayah tujuan wisata Danau Toba,” ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis (15/12/2016).
Yanes menyampaikan bahwa Toba Hospitality Institute ini sejak awal dirancang untuk menjadi center of excellence bagi pendidikan vokasional di bidang hospitality.

Menurutnya beberapa lembaga pendidikan dan pelatihan terkemuka di Australia, yang memiliki konsentrasi dibidang hospitality, telah menunjukkan ketertarikannya untuk menjadi mitra strategis dari Toba Hospitality Institute.

“Kerjasama strategis yang akan dikembangkan oleh Toba Hospitality Institute dengan lembaga pelatihan di Australia ini berupa sharing kurikulum, Training of Trainers dan education pathways, di mana siswa-siswa dari Toba Hospitality Institute yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan, akan diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan/pelatihan di lembaga yang menjadi mitra Toba Hospitality Institute di Australia,” bebernya.
Kata Yanes dengan mendapatkan sertifikat dari lembaga pendidikan/pelatihan dari Australia, para lulusan dari lembaga pendidikan/pelatihan hospitality dapat berkarier di industry hospitality di Indonesia maupun di luar negeri.

“Mereka akan dapat bersaing untuk bekerja di hotel-hotel berbintang dalam negeri, International chain hotel, dan juga dikapal-kapal kapal-kapal pesiar International,” sebutnya.

Pria lulusan ITB ini menyampaikan bahwa Toba Hospitality Institute adalah program yang dibangun atas inisiatif The Willi Toisuta & Associates (WTA) salah satu lembaga konsultan pendidikan ternama di Indonesia, berkantor di Jakarta, yang bersinergi dengan Sopo Helios Education Centre demi mendukung upaya pemerintah menjadikan Kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas Indonesia.

“Dengan berbekal pengalaman dan network profesional berkelas internasional, WTA, melalui Managing Director-nya, Eka T.P. Simanjuntak, secara proaktif menginisiasi sebuah sinergi yang strategis dengan kami (Sopo Helios Education Centre) untuk bersama membangun Toba Hospitality Institute,” ujarnya.

Yanes menyampaikan bahwa Toba Hospitality Institute didirikan di Kota Pematangsiantar karena kota ini memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung antara Kota Medan, Bandara Kualanamu dengan kawasan wisata Danau Toba.

Pria berkacamata ini berharap dengan tercapainya tujuan dari Toba Hospitality Institute, mereka bisa menjadi salah satu bagian yang turut mengentaskan kemiskinan di Kawasan Danau Toba.
“Ke depan, Toba Hospitality Institute akan menjadi solusi bagi upaya pengentasan kemiskinan dan pemerataan ekonomi, sekaligus menyediakan kebutuhan SDM kompeten yang mendukung pengembangan kawasan Danau Toba,” sebutnya.

(ryd/tribun-medan.com)

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *