Kemen PUPR Tanam 10 Ribu Pohon Hijaukan Danau Toba

SAMOSIR – Menyambut Hari Bakti PU ke-71 dan mendukung Revitalisasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemprov Sumatera Utara melakukan aksi penanaman 10 ribu pohon di areal seluas 20 hektar di Kebon Raya Samosir, Danau Toba, Sumatera Utara.

Kegiatan penanaman pohon dipimpin oleh Koordinator Gerakan Penanaman Pohon Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dan Asisten II Gubernur Sumatera Utara Binsar Situmorang.

“GN-KPA perlu dilakukan sebagai upaya mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi pada daerah aliran sungai lahan kritis lainnya,” kata Khalawi di sela-sela acara dimulainya penanaman tersebut.

Dengan demikian keandalan sumber-sumber air baik kualitas, kuantitas dan kontinuitasnya dapat dicapai melalui sinergi program pemerintah pusat, dan daerah, serta keterlibatan dunia usaha dan peran serta masyarakat.

Menurut Khalawi Revitalisasi GN-KPA sendiri telah disepakati oleh delapan kementerian tahun ini diantaranya Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian Lingkungan Hidup oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Sasaran revitalisasi GN-KPA sendiri meliputi 108 Daerah Aliran Sungai (Das), 15 danau dan 29 bendungan prioritas. Revitalisasi menitikberatkan pada enam kelompok kegiatan diantaranya penataan ruang, penataan pembangunan fisik, penataan pertanahan dan penataan kependudukan. Kemudian konservasi tanah dan air serta konservasi sumber daya air.

Selain itu yang tak kalan pentingnya adalah pengendalian daya rusak air, pengelolaan kualitas dan pengendalian pencemaran air, penghematan penggunaan dan pengelolaan permintaan air serta pendayagunaan sumber daya air.

Sementara itu Asisten II Gubernur Sumatera Utara Binsar Situmorang berharap kepada warga Kabupaten Samosir agar ikut merawat tanaman tersebut. Sebab tanaman tersebut banyak tanaman buah-buahan seperti Mangga, Matoa, Alpukat, Jengkol, Aren, dan banyak lagi tanaman produktif lainnya.

“Nantinya jika tanaman sudah bisa menghasilkan masyarakat bisa memanennya bersama-sama,” kata Binsar.

/poskotanews

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *