Permukaan Air Danau Toba Surut 2 Meter

PARAPAT – Permukaan air Danau Toba di kawasan kota wisata Parapat, Kab.Simalungun, dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Penurunannya cukup signifikan, mencapai sekitar dua meter dari kondisi permukaan biasanya,” tegas Doni Sinaga, Lurah Parapat, Kec. Girsang Sipanganbolon, Senin (21/11) membenarkan terjadinya penurunan permukaan air Danau Toba.

Menurutnya, penurunan permukaan air Danau Toba sudah berlangsung sejak Februari 2016 lalu. Hanya saja penurunannya terjadi secara berangsur-angsur dan perubahan yang cukup signifikan mulai dirasakan masyarakat sejak tiga pekan terakhir.

Dikatakannya, perubahan pada permukaan air Danau Toba ini sudah biasa terjadi, dan ini merupakan fenomena alam, terutama di saat musim kemarau. “Fenomena alam menurunnya permukaan air Danau Toba sudah biasa terjadi.

Terutama saat musim kemarau dan rentang waktunya terjadi setiap enam tahun sekali. Kemudian saat musim penghujan, permukaan air danau akan kembali naik,” ujar Doni.

Di sisi lain, sejumlah pelaku pariwisata yang dijumpai mengaku senang dengan kondisi surutnya permukaan air Danau Toba. Seperti diungkapkan Sera Gurning, pelaku wisata di Ajibata, mengatakan malah senang dengan surutnya air danau.

Menurut Sera, menurunnya permukàn air danau membuat tempat usaha mereka menjadi semakin lebar. “Sebelumnya pantai ini tidak kelihatan pasirnya. Kini setelah permukaan air surut, tempat usaha kami menjadi memiliki pantai berpasir,”tukas Sera.

beritasore.com

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *