Horjabius, Grup Musik Kedepankan Kebudayaan Batak

JAKARTA – Pekan Raya Indonesia dalam pagelaran musik nusantara menampilkan grup band HorjaBius, yang mempersembahkan musik berbudaya Batak, Sumatera Utara.

Diketahui, Horjabius yang menampilkan musik kebudayaan Batak dengan sebelumnya melakukan riset panjang terhadap kebudayaan Batak. Hingga akhirnya mereka dapat mengeksplorasinya secara kekinian.

Padahal, sejarah Batak mengemukakan, kata Bius dikenal dalam budaya masyarakat Batak sebagai hukum adat tertinggi dalam persekutuan masyarakat Batak -terdiri dari beberapa marga- dalam suatu wilayah atau huta.

Perlu diketahui, pimpinan tertinggi dari Bius ini berasal dari Raja Marga Sipungka Huta (Raja Bius) yang adalah golongan marga penguasa yang mendiami sekaligus memiliki wilayah atau huta tersebut.

“Bius sangat dihormati sebagai hukum dan ikatan persatuan antara marga-marga Sipungka Huta dengan marga-marga pendatang di wilayah atau huta itu,” kata Bolex, pemain bass Horjabius, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Kemudian, terkait sejarah Batak dan grup musik Horjabius, mengartikan bahwa hal itu adalah kegiatan persatuan antara marga-marga yang berarti Horja Bius.

Menurutnya, kegiatan budaya Batak yang dilakukan antar marga ini awal sebuah ide untuk membentuk sebuah band yang fokus dan terkonsentrasi dengan kebudayaan Batak.

“Kita menampilkan kreativitas pertunjukan musik pada anak-anak muda dengan aransemen musik yang harmonis melalui instrumen tradisi dan modern,” ujarnya.

Sumber:NETRALNEWS

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *