Indahnya Air Terjun 7 Tingkat di Tapanuli Tengah

Berbicara tempat objek wisata di Tapanuli, Sumatera Utara, memang tiada habisnya, khususnya Tapanuli Tengah. Dari 20 Kecamatan yang ada di daerah ini, rata rata memiliki tempat wisata. Baik wisata pantai dan air terjun.

Misalnya saja, di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang memiliki objek wisata air terjun bertingkat 7 ( tujuh). Warga setempat, menyebutnya Air Terjun Saili. Lokasinya memang tidak mudah untuk dijangkau, karena hampir memakan waktu lebih kurang 2 jam dengan berjalan kaki dengan menyusuri hutan yang terjal dan menurun, serta berliku liku. Itupun sesekali harus beristirahat diantara lebatnya hutan untuk mengembalikan stamina melanjutkan perjalanan menuju air terjun bertingkat 7 ini.

Tatkala, melihat para wisatawan yang berkunjung mengalami rasa lelah yang berlebihan, tidak sedikit mereka menyerah untuk kembali ke titik awal dan tidak sedikit pula wisatawan yang tersesat di karenakan alur jalan yang belum jelas.

Akan tetapi rasa lelah dan letih yang di alami para wisatawan akan terbayar lunas akan keindahan air terjun saili (7 tingkat) tersebut. Tidak terduga hasil yang di harapkan sangat memuaskan, lelah dan letih saat perjalanan  2 jam seakan hilang begitu saja saat melihat betapa indah nya air terjun ciptaan Tuhan ini.

Tidak hanya menikmati keindahan dan kesejukan air terjun tersebut dengan mata saja, para wisatawan juga menikmatinya dengan seluruh badannya dengan merasakan air yang mengalir deras dari tingkatan pertama hingga ketujuh dari air terjun tersebut. Bahkan wisatawan menaiki tingkat demi tingkat air terjun ini dengan rasa penasaran untuk memastikan kebenaran jumlah tingkatan dari air terjun saili (7 tingkat).

Akses menuju lokasi objek wisata ini serta penataan air terjun Saili, mestinya mendapat perhatian dari pemerintah setempat, untuk menambah daya tarik wisatawan berkunjung ke Negeri Wisata Sejuta Pesona, Tapanuli Tengah.

Sumber : Netralnews

cometoliketoba.com

Post Author: Come To Lake Toba

You know my name but not my story

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *