Suku Toba Juga Pernah Hidup Di Mongol

JAKARTA – Sekitar 12.000 – 7.000 tahun yang lalu di stepa Asia Tengah, sejumlah suku nomad termasuk Mongol, Turki, dan Manj-Tungus telah hidup berkembang. Menurut sejarah Mongolia, suku-suku tersebut memiliki latar belakang budaya dan biologis yang sama. Kemudian, Mongol kuno bercabang ke suku Sianbi (Xianbei), suku Mujun, suku Toba dan kemudian ke suku Joajan, Uygur dan Khitan.

Dari salah satu cabang dari Mongol kuno, hadir suku Toba. Suku Toba sendiri dianggap sebagai sub-kelompok Xianbei. Suku Toba adalah salah satu suku yang pernah hidup di Mongol yang memiliki karakter paling keras, keras kepala dan cenderung suka menentang terhadap suatu kekuasaan yang lebih besar dari mereka. Orang Toba adalah orang-orang yang ahli berkuda.

Suku Toba berkembang dari suatu komunitas suku yang kecil menjadi suatu kekuatan besar hingga mendirikan sebuah Kekaisaran Toba yang dipimpin oleh Wei. Pada pertengahan abad 3 M, Federasi suku Toba terbentuk. Pada tahun 261 M, Kekaisaran Toba mendirikan ibukotanya Chinton kota di North East kota Bugat di Mongolia hingga saat ini. Federasi Toba menjadi Negara pada tahun 313 Masehi dan 386 Masehi, dan mereka bertambah kuat untuk berperang melawan kekuasaan Yan.

Pada tahun 397M, Kekaisaran Toba menjadi Kaisar Jin. Selama dominasi Kekaisaran Toba Wei, hidup orang Mongol dan Tiongkok menjadi semakin sulit. Dia meletakkan pungutan berat, orang bekerja lebih keras, dipaksa untuk melayani tentara, orang Mongol dilarang untuk berbicara dalam bahasa mereka dan memakai pakaian mereka di antara Tiongkok.

Pada akhir abad 4, daerah antara Chang Jiang dan Gobi, dan termasuk dari Xinjiang modern, didominasi oleh orang Toba. Orang Toba mendirikan kontrol atas wilayah sebagai Dinasti Wei Utara (386-533 AD).

Pada tahun 581 Masehi, pasukan maha besar Tiongkok datang, menyerang dan mengambil alih tahta Kekaisaran Toba, sehingga Kekaisaran Toba kehilangan kekuasaannya. Suku adat Toba tergantikan oleh orang-orang dari Tiongkok, sebuah evolusi yang tidak diterima oleh semua orang Toba yang akhirnya hilang dalam sejarah Tiongkok.

Dari nama identitas suku Toba di Mongolia, apakah ada keterkaitan dengan orang Toba di Sumatera Utara, Indonesia, atau cuma suatu kebetulan kesamaan nama saja?

Sumber:NETRALNEWS

cometoliketoba.com

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *