Apakah Orang Batak Itu Penipu Atau Bisa Dipercaya?

Apakah Orang Batak Penipu??, Orang Batak Ucapannya Dapat Dipegang ?
Banyak orang diluar sana saat ini telah sangat meragukan orang-orang Batak atas kepercayaanNya, apalagi saat mereka para wisatawan berkunjung ke Wisata Danau Toba, telah banyak para Turis telah tertipu di Wisata Danau Toba ini, tapi Admin tidak tahu pasti apakah mereka orang batak atau malah orang lain?.

Yang terpenting kekerabatan orang batak sangatlah kental apabila bisa dirangkul dan dikompaki, terlebih batak perantauan, Guyss!!!

batak-2-idtoba
pacasila batak
Pancasila versi Batak Toba

Berikut Fakta-fakta sebagai ilustrasinya :
1. Nenek Moyang Batak percaya “Causa Prima” yaitu “Mula Jadi Na Bolon”, dus tidak menganut paham animisme maupun dinamisme; Dia dipercaya menguasai semesta dan asal muasal nenek moyang batak; (tentu tidak akan berani sembarangan bertutur yg tidak ada isinya / dusta)

2. Lambang / symbol yang dianut nenek moyang Batak adalah “Cicak & Payudara” : Bahwa cicak adalah mahluk yg dapat bertahan / mampu hidup di aneka lokasi / kondisi. Cicak akan dapat dijumpai di kapal laut, pesawat, puncak gunung, bukit-bukit, tempat sampah, ruang makan, toilet, tempat tidur, gurun pasir, dst Jadi orang Batak kodratnya mampu beradaptasi dimanapun dia hidup / tinggal (tentu tdk bisa dengan menipu).

Tiap orang Batak sadar bahwa lahir dan tumbuh besar hanya dari air susu / tetak parompuan, maka tiap orang Batak akan menempatkan ibu, perempuan (parompuan) sedemikian rupa tanpa menjadikannya sebagai pembawa marga, namun tetap terhormat bahkan cenderung disegani / ditakuti. (bisa kah memahami hubungannya dengan penipu / tidak)

3. Orang Batak selalu dituntut untuk menghormati orang tua dan sekaligus mencintai ibu / istrinya, oleh karena juga marga dari ibu / isterinya, sedemikian rupa cenderung menganut monogami ,walau faktanya dgn aneka varian alasan banyak juga yg poligami, khususnya semasa non Kristen; (potensi penipu jadi sulit berkembang)

4. Sekalipun tidak ada prasasti & tulisan serta peninggalan formal yang terdaftar di Negara (pemerintah), namun tiap Marga Batak, pasti punya Tanah Leluhurnya (Bona Pasogit) yang tidak akan dapat digugat / diklaim oleh pihak manapun untuk menyangkal kebenaran “Tanah Marga” tersebut; (jika ada yg coba menipu dlm hal ini dia akan terdegradasi dari kelompokknya)

5. Sekalipun tidak selalu ada tulisan yg sahih, dengan prinsip “Baliga Binaligahon, Barita Binaritahon”,Smua orang Batak percaya (dan harus dpt dipercaya) ketika disampaikan dan menyatakan nomor urut generasi marganya; Tidak akan mungkin seseorang memanipulasi dirinya dengan marga tertentu untuk jangka waktu lama; (cenderung hanya berkata apa adanya, walau terkadang karena ego harga diri upaya manipulir ada, namun hakekatnya sangat lucu kalau harus menipu)

6. Sejak dari dalam rumah bersama ayah, ibu, abang, adik & ito tiap anggota keluarga, ditunjukkan dan diajarkan dengan praktek langsung tentang hak / kewajibannya berbicara ditengah-tengah keluarga yang pada gilirannya ucapan / pembicaraannya dibawa ke forum yang lebih besar;

7. Orang (Bangso) Batak tidak mengenal praktek “Vooting” dalam tiap konflik / masalah kepentingan,melainkan hanya melalui proses musyawarah yang mungkin dilakukan berulang dan berulang sampai sepakat; (Cenderung menumbuhkan saling percaya alias tdk menipu)

8. Batak secara umum mengenal 3 (tiga) jenis hak (jambar) dalam adat, yaitu jambar juhut (daging), jambar ulos dan jambar hata (tutur kata). Diantara ketiganya yang paling dihargai adalah “Jambar Hata”. (jadi tiap orang Batak telah sadar bahwa hanya kata2 lah modalnya untuk tetap eksis).

9. Silahkan tambahkan sendiri untuk hal lain; (Isikan dikolom komentar ya)

Source: Grup FB – Batak Muda Dunia

cometoliketoba.com

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *