Pemerintah Pusat Siapkan Dana Rp20 T Untuk Danau Toba

SAMOSIR-  Untuk percepatan pembangunan dan pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba dalam kurun waktu lima tahun ke depan, Pemerintah Pusat dan investor akan mengucurkan dana Rp 20 triliun. Alokasi dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 10 trilun sisanya dari para investor.
Hal itu dikatakan Menteri Kordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Jumat (16/9) saat berkunjung untuk kedua kalinya ke puncak panorama Danau Toba di Panoguan Solu, Desa Parulohan, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

“Tujuan saya datang ke sini adalah tindaklanjut kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin. Dan sekarang sudah ada tindaklanjut. Presiden sudah menginstruksikan ke depan Rp 20 triliun dana yang akan dikucurkan untuk pengembangan kawasan wisata Danau Toba dengan perincian Rp 10 triliun dari pemerintah dan Rp 10 triliun dari pengusaha atau investor,” ujar Luhut.

Luhut mengunjungi Panoguan Solu bersama salah satu pengusaha terkaya di Indonesia bernama Apeng. “Saya membawa Apeng. Dia ini merupakan pengusaha yang masuk 20 orang terkaya di Indonesia. Beliau adalah putra asal Tebingtinggi, Sumatera Utara. Beliau ini saya ajak agar ikut berinvestasi di Danau Toba dan mengajak para investor lainnya. Mereka nanti akan membangun resort atau hotel berbintang lima ke atas di sini. Dengan kata lain hotelnya harus bagus dengan memiliki convention center untuk mendukung dilaksanakan pertemuan pertemuan internasional,” tukasnya.

Untuk itu, Luhut meminta agar masyarakat siap dari segi SDM untuk menerima pengembangan pariwisata tersebut. Demikian halnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas diminta untuk menyiapkan sarana pendukung lainya, berupa infrastruktur jalan dan infrastruktur lainnya ke lokasi puncak panorama Danau Toba di Panoguan Solu yang akan dijadikan Taman Bunga Nusantara (TBN) itu. “Jadi, sarana infrastruktur itu ke sini harus dibenahi oleh Pemerintah Daerah,” katanya.

Sementara itu, pengusaha Apeng mengatakan, bahwa keindahan Danau Toba jauh melebihi potensi wisata di Pulau Bali. “Saya tadi ke sini naik helikopter dengan pak Luhut. Kami sempat keliling berputar Danau Toba dari Bandara Silangit. Ini sangat menakjubkan. Saya akan mengajak rekan-rekan investor yang memiliki pengalaman di bidang pariwisata ke sini. Tapi, kami berharap, masyarakat di sini mendukungnya. Kemudian yang penting sarana infrastruktur juga. Kemudian masalah keamanan. Saya melihat potensi Danau Toba ini kalau dikembangkan akan jauh lebih bagus dari pariwisata yang ada di Malaysia dan Singapura. Saya yakin ini harus jadi,” kata Apeng.

Terkait hal itu, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengatakan, pihaknya akan all out untuk mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba yang ada di daerah itu. “Kita sudah siap dan harus all out untuk mendukung program pariwisata Danau Toba. Sarana infrastruktur ke lokasi wisata Danau Toba yang ada di daerah kita ini akan kita benahi. Kita harus memanfaatkan momen ini,” ujar Dosmar.
Danau Toba, mencakup tujuh kabupaten yang ada di tanah Batak. Masing-masing di Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Samosir, Simalungun, Dairi dan Karo. Di mana pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba ini, menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini.

(medanbisnisdaily.com/ck 10)

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *