Festival Danau Toba 2016 Dinilai Perlu Regulasi Khusus

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dinilai perlu membuat regulasi khusus penyelenggaraan Festival Danau Toba yang merupakan kegiatan rutin di daerah itu.

Ketika dihubungi Antara di Medan, Sabtu, Ketua Komisi B Bidang Perekonomian dan Kepariwisataan DPRD Sumut Sopar Siburian, Festival Danau Toba merupakan kegiatan yang sangat strategis dalam mempromosikan potensi wisata nasional tersebut.

Namun sayangnya, penyelenggaraan kegiatan itu dinilai kurang profesional sehingga kurang memberikan hasil yang maksimal.

Kondisi itu dapat terlihat dari sektor kepariwisataan di Danau Toba yang hampir tidak ada mengalami kemajuan meski Festival Danau Toba diselenggarakan setiap tahun.

Untuk itu, diperlukan adanya pengaturan secara khsusus dengan menyiapkan regulasi yang mengatur penyelenggaraan Festival Danau Toba secara rinci.

Pemprov Sumut dan tujuh pemkab di sekitar Danau Toba perlu menyatukan komitmen untuk menyiapkan pengelolaan Festival Danau Toba kepada pihak-pihak yang berkompeten dan profesional.

“Jadi, pemerintah hanya menjadi regulator, sedangkan operatornya diserahkan kepada yang profesional,” katanya.

Menurut dia, item-item yang perlu disiapkan dalam regulasi itu adalah pengaturan jarak, infrastruktur, serta fasilitas dan berbagai pendukung lainnya.

Jarak perlu ditetapkan agar mudah didatangi pengunjung. Kondisi jalan perlu dibahas agar tidak menyulitkan pengunjung.

Demikian juga dengan kesiapan infrastruktur dan fasilitas seperti lokasi parkir, restoran, penginapan, dan pendukung lain yang dibutuhkan masyarakat.

Regulasi itu juga perlu memuat ketentuan dalam pelibatan travel, agensi pariwisata, dan media massa supaya masyarakat mengetahui Festival Danau Toba secara luas.

Selama ini, sosialisasi dan promosi mengenai Festival Danau Toba kurang dilakukan secara profesional dan menyeluruh sehingga masyarakat dan pengunjung sering kebingungan untuk menikmatinya.

Dengan sosialisasi dan promosi, pengunjung dapat menikmati Festival Danau Toba dengan memilih waktu kunjungan dan acara yang diinginkan.

“Saat ini, masyarakat banyak yang tidak tahu apa acaranya, hari ini kegiatannya apa, besok apa. Akhirnya, pengunjung hanya tumpah pada saat pembukaan,” kata politisi Partai Demokrat itu.

/Antara

cometoliketoba.com

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *