Danau Toba Jadi Wisata Alternatif

HUMBANG HASUNDUTAN – Kawasan Danau Toba bakal berubah dalam beberapa tahun ke depan. Konsep pengembangan kawasan di sekitar danau seluas 1.130 kilometer persegi itu segera disiapkan. Danau Toba akan menajdi pilihan destinasi wisata alternatif, sehingga diharapkan kunjungan wisatawan lebih merata.

Demi menunjukkan keseriusan tersebut, Presiden Joko Widodo pun menginap tiga malam di Sumut. Kemarin (22/8), Presiden melihat kawasan seluas 400 hektare yang bakal menjadi kawasan wisata Toba di Kabupaten Humbang Hasundutan. Menurut Presiden, kawasan tersebut bisa dikembangkan lebih besar lagi.

Selain di Humbang Hasundutan, alternatif pengembangan kawasan wisata Toba lainnya ada di Kabupaten Simalungun. ”Tapi belum diputuskan. Bisa saja dua-duanya sekaligus (dikembangkan),” ujar Jokowi dalam keterangan resminya kemarin.

Salah satu konsepnya, kawasan seluas 400 hektare di Humbang Hasundutan akan dijadikan taman. Namun, tetap harus ada resort dan hotel untuk memancing tumbuhnya perekonomian masyarakat sekitar. ”Yang kita tawarkan adalah pemandangan alam, danau terlihat sekali, ada air terjunnya, di bawah ada situs sejarah Sisingamangaraja,” lanjutnya. menurut dia, komposisinya sudah komplet.

Di luar pengembangan wisata, pemerintah juga melakukan reboisasi di kawasan sekitar danau Toba di sisi Kabupaten Samosir. Hingga akhir tahun ini, sekitar satu juta pohon akan ditanam di kawasan Kebun Raya Samosir dengan luas total 150 hektare. Lokasinya terletak di Kecamatan Simanindo yang berada di pulau Samosir.

Sebagai penunjang, Jokowi menjanjikan kapal Feri tambahan untuk keperluan penyeberangan di danau Toba. Dua buah feri yang beroperasi saat ini dinilai kurang mampu menujang mobilitas masyarakat. Terlebih, jika wisata kawasan Toba berkembang, aktivitas penyeberangan bakal makin padat.

Kemudian, bandara Silangit di Tapanuli Utara juga bakal diperbaiiki. Runway sedang diperpanjang dari 2.250 meter menjadi 2.650 meter, dan dilebarkan dari 30 meter menjadi 45 meter. Dengan demikian, nantinya bandara tersebut bisa didarati oleh pesawat jet berukuran sedang dan bisa melayani penerbangan langsung dari dan ke Jakarta.

radarpekalongan

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *