Komunitas Horas Halak Hita akan Bersepeda Mengelilingi Danau Toba

Komunitas Horas Halak Hita (H3)‎ terus mempromosikan wisata Danau Toba ke kancah dunia. Satu di antaranya Toba Internastional Detour yang mengeksplorasi wisata di sepanjang jalur Medan-Parapat.

Komunitas H3 sukses menggelar Greatest Caldera Ride 2016 yaitu kegiatan tur dengan mengendarai sepeda motor besar. Kini, komunitas kembali menggelar kegiatan lain yaitu Toba Grandfondo. Dua kegiatan itu merupakan rangkaian acara Toba International Detour.

‎"Granfondo ini sifatnya lebih rekrasi bukan kompetisi. 50 persen diikuti amatir, komunitas yang suka berfoto. Efeknya akan lebih berwisata di Grandfondo‎," terang Ketua Pelaksana Toba Grandfondo Agustino Sidabutar di Aula Benteng Hotel Santika Dyandra Medan, Sumatera Utara, Kamis (21/7/2016).

Agustino menilai kegiatan itu dapat memperkenalkan lokasi wisata di Sumut, khususnya Toba. Sehingga, agenda pemerintah menjadikan Toba sebagai tujuan wisata utama pun dapat terealisasi.

‎Sebanyak 210 peserta sudah mendaftar. Mereka berusia 16 hingga 66 tahun. Mereka akan bersepeda dengan menempuh jarak Medan hingga Parapat.

"Target maksimalnya 260 orang. Kita batasi karena limit hotel. Di Medan para peserta akan menginap di Hotel Santika Dyandra, di Parapat mereka akan menginap di Hotel Niagara," jelas Agustino.

Peserta yang mengikuti even ini tak hanya dari Indonesia saja. ‎Tetapi juga diikuti oleh peserta dari luar Indonesia. Sedikitnya 35 orang warga negara asing akan ikut ambil bagian dalam even Toba Grandfondo yang akan di helat 20-21 Agustus 2016 mendatang.

"Paling banyak dari Medan dan Jakarta, ada juga dari Manado, Surabaya, Mojokerto, dan Malang. Dari luar Indonesia yang sudah mendaftar, Swiss, Perancis, Jerman, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Total ada 13 negara," imbuhnya.

‎Ia menjelaskan, pendaftaran untuk mengikuti event ini dapat dilakukan secara online melalui website mereka tobadetour.com. Di situ, pendaftar bisa memilih di antara empat paket yang sesuai dengan selera mereka. Pembayaran pun bisa dilakukan secara online di website tersebut.

"Kami mengemas ada empat kategori paket. Dimulai dari Rp3,5 juta sampai Rp5,9 juta. Paket yang paling atas biasanya untuk peserta yang bawa keluarga. Sambil bersepeda keluarga bisa berwisata.‎ Jadi kita buat sesuai kebutuhan peserta. Yang paling banyak saat ini paket menengah," sambungnya.  

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sumut, Polda Sumut ini, Agustino memberitahukan, pendaftaran Toba Grandfondo ini akan ditutup pada tanggal 30 Juli 2016 mendatang.

Di event sebelumnya, Komunitas Horas Halak Hita telah sukses menggelar Touring Moge Greatest Caldera Ride 2016 dengan rute Sibolga -Parapat - Medan.

Event tersebut diikuti oleh 170 biker yang berasal dari luar Sumatera Utara. Kegiatan tersebut juga memecahkan tiga rekor ‎yakni menghadirkan komunitas moge terbanyak di Pantai Posur Pandan, kedua di Balige yakni rekor menghadirkan komunitas moge terbanyak di ketinggian 1200 meter diatas permukaan laut, dan yang ketiga komunitas moge terbanyak napak tilas ke makam pahlawan Sisingamangaraja.

Ketiga rekor tersebut‎ tercatat dan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Sumber:metrotvnews.com

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *