Danau Toba Akan Dijadikan Humanistic Tourism

Jakarta – Salah satu target utama pemerintah dalam lima tahun ke depan adalah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman). Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pariwisata (Kempar) terus mengembangkan destinasi wisata yang berkualitas dan mempunyai daya tarik. Salah satunya, Danau Toba, yang merupakan destinasi wisata yang terus dikembangkan.

Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kempar, Frans Teguh, mengatakan Danau Toba akan dijadikan Humanistic Tourism, yang merupakan sebuah konsep wisata yang berbasis pengembangan keunikan dan potensi masyarakat desa serta budaya Batak.

“Danau toba akan dijadikan destinasi wisata unggulan Indonesia dan akan dibuat konsepnya menjadi humanistic tourism,” kata Frans Teguh di Jakarta, Jumat (3/6).

Penetapan Danau Toba sebagai humanistic tourism berdasarkan dua alasan. Pertama, kata dia, adanya kombinasi yang hebat antara alam, budaya, dan masyarakat Batak. Kedua, lanjut Frans, kearifan lokal dan keterbukaan yang cukup tinggi.

“Orang Batak punyak hak sekaligus kewajiban untuk memanfaatkan alam dan budayanya. Danau Toba, akan menjadi destinasi yang hebat disamping Bali,” kata Frans.

Sementara itu, Pimpinan Geraja Katolik di Medan/Uskup Agung Medan, Anisetus Sinaga, mengatakan, Danau Toba akan menjadi destinasi hebat apabila budaya dan keagamaan lokal tetap dipertahankan. Sejatinya, kata dia, terdapat empat budaya Batak yaitu Batak Toba, Batak Karo, Batak Simalungun dan Batak Pakpak Dairi.

“Semua budaya tersebut, diharapkan bisa menarik kunjungan wisman. Agar industri pariwisata berkembang, maka sisi religi dan kultural harus dipertahankan,” ujarnya.

Sumber: http://www.beritasatu.com

Post Author: Come To Lake Toba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *